3 Hal Paling Diinginkan dalam Setiap Do’a

Assalamu’alaikum….



Do’a, merupakan salah satu jalan kita berkomunikasi dengan Allah SWT. Kebanyakan dari kita berdo’a untuk menyebutkan apasaja yang kita inginkan. Tentu saja itu sangat baik, karena pada siapa lagi kita meminta selain kepada Allah SWT.? Tetapi bukankah ketika kita berdo’a dengan hanya memikirkan diri kita sendiri (dan kepentingan kita) terkesan seperti sedang merampok Tuhan?
Ketika sudah berkeyakinan bahwa do’a merupakan saat-saat dimana kita sedang berduaan dengan Sang Kholiq, kita bukan hanya meminta, tetapi juga mengadu, bercerita, menyampaikan rasa syukur, dan tentu saja memohon ampun. 3 hal yang sering kali kurang kita dalami ketika berdo’a, padahal amat sangat penting dan berdampak luar biasa besar pada hati, pemikiran, dan kehidupan kita…

Apasajakah 3 hal itu?

      1. Petunjuk


Tentu setiap berdo’a kita tak pernah lupa menyebutkan permohonan atas petunjuk-Nya. Akan tetapi, bukankah akan lebih baik jika kita mengkhususkan petunjuk seperti apa. Jelas Allah SWT. Maha Tau apa yang sedang kita pikirkan, tetapi menyebutkan secara jelas, akan berdampak pada kita sendiri.
Misalnya, contoh paling ringan; kita sedang menghadapi ujian (ulangan), matur kepada Allah SWT.; mohon petunjuk mana yang terbaik untuk kita; entah itu hasil ujian yang baik atau hasil ujian yang jelek. Mohon petunjuk dari-Nya agar kita mantap; apapun hasil dari ujian tersebut, itulah yang terbaik dari Allah SWT., menurut Allah SWT. untuk kita.

      2. Pertolongan

Tidak berbeda dari memohon petunjuk, mungkin akan lebih baik jika kita memperjelas pertolongan seperti apa yang kita inginkan.
Ambil contoh diatas, setelah kita meneguhkan hati kita bahwa “itulah yang terbaik dari Allah SWT., menurut Allah SWT. untuk kita” kemudian kita memohon pertolongan dari-Nya, agar kita diberi kekuatan; kekuatan untuk bersabar, kekuatan untuk menerima dan tidak menyerah (jika hasil ujiannya buruk), kekuatan untuk tetap rendah hati dan tidak sombong (jika hasil ujiannya baik).

      3. Pengampunan

Setelah memohon 2 hal diatas, tentunya kita tidak lupa bahwa kita, manusia, tidak pernah lepas dari salah dan dosa. Apapun yang kita lakukan tidak pernah sebanding dengan apa yang sudah Allah SWT. berikan kepada kita. Untuk itu segera dan selalu memohon ampun.
Melanjutkan contoh diatas, kita tidak bisa memungkiri bahwa menghadapi hasil ujian (entah baik atau jelek) hati kita ada mencle mencle nya. Untuk itu segera dan selalu memohon ampun.

Itulah 3 hal yang sangat penting untuk disebutkan dalam setiap do’a, dan jangan lupa untuk selalu menyelipkan terimakasih, matur sembah nuwun, rasa syukur kepada Allah SWT. atas apapun. APAPUN. Kemungkinan, ketika kita mengindahkan 3 hal tersebut dalam do’a kita, kita tidak akan menginginkan yang lain. Cukup 3 hal itu dalam hidup, kita akan menemukan kedamaian. Bahkan, kita akan memohonkan 3 hal yang sama untuk orang lain, untuk orang-orang disekitar kita, untuk orang-orang yang kita sayangi, untuk Ayah, ibu, keluarga, tetangga, guru, sahabat, dan seluru umat Muslim. Tidak ada yang Maha Berkehendak dengan segala kebaikan-Nya selain Allah SWT. Serahkan semua kepada-Nya.

Tidak ada selain terimakasih dan mohon ampun. Semua ini hanya dipinjami…hanya dipinjami… Tidak ada selain terimakasih dan mohon ampun.
Semoga bermanfaat untuk kita semua. Thanks for visiting my blog. Don’t forget to leave your comment below. See ya!

Wassalamu’alaikum….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RPP Kelas XII K 13 "TEKS PROSEDUR" (Prosedure Text)

RPP Kelas XII K13 "TEKS PENYERTA GAMBAR" (CAPTION)

Teaching Listening: Podcasting