Sering Jengkel sama Temen Sendiri? Kenapa?
Assalamu'alaikum...
Hai readers! Apa kabar hari ini? Mudah-mudahan sedang dalam mood yang baik yah... Apalagi musim UAS begini, biasanya tugas dan ujian lagi pada booming. Nah, itu yang salah satunya sering bikin kita stres terus sensi. Belum lagi kalo temen-temen kita sering bikin kita bete alias dongkol nggak karuan. Kali ini, kulo mau ngasih tau nih, kenapa sih kita sering dibuat sebel sama temen sendiri, padahal masa temenannya nggak sebentar. Ini nih salah-beberapa hal yang bikin kita sama temen kita kurang akur:
1. Situasi atau mood
Mungkin kamu atau temen kamu sedang ada masalah atau banyak pikiran, jadi sikap atau perkataan bisa saja jadi sangat menyakitkan. Kalau sudah keadaan yang berbicara, maka tidak hampir tidak ada nasehat atau masukan yang bisa diterima. Jadi, jika kamu mendapati temen kamu sedang dalam mood yang kurang baik, sebaiknya biarkan dulu. Sabar dulu ya meskipun dia bikin kamu naik darah. Apalagi kalau sama-sama bad mood, mending pura-pura nggak kenal dulu deh. Bisa serba salah nanti.
2. Jalan pikiran atau pendapat
Namanya manusia, pasti ada yang beda. Salah satunya pendapat atau jalan pikiran kita. Misalnya, temen kamu bikin ulah atau ucapan yang bikin kamu naik pitam, tapi dia nggak minta maaf (boro-boro minta maaf, ngerasa aja enggak). Mungkin, ucapan atau sikap dia yang seperti itu, dia anggap biasa, bukan hal yang menyakitkan buat dia. Nah, begitu juga sebaliknya, mungkin perbuatan atau perkataan yang kita anggap biasa saja ternyata membuat temen kita tersinggung.
Itulah mengapa poin ketiga juga masuk daftar mengapa kita sering marahan sama temen sendiri.
3. Sudahkah 3M?
Apasih 3M itu?
Memahami, Mengerti, Menerima. Ini sangat penting dalam bersosial; keluarga, teman, mitra kerja, dan sebagainya. Dalam berteman, atau ranah lebih dekat; bersahabat, kemungkinan teman kamu mengira bahwa kamu dan dia sudah saling memahami, mengerti dan menerima kekurangan-kelebihan masing-masing. Sehingga dia berbuat sesuatu hal yang tanpa sengaja membuat kamu marah, padahal dia beranggapan kamu nggak akan ada masalah dengan itu.
Nah, kan... makanya, berprasangka baik ya sama temen sendiri. Jangan langsung tarik kesimpulan dan ambil keputusan ngambek gak jelas. Oke?
Mungkin kamu butuh saran untuk apa yang harus kamu lakukan kalau sudah terlanjur tersinggung atau menyinggung teman?
So, readers! itu dulu yang bisa kulo share. Kritik dan saran yang membangun sangat kulo tunggu. Semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar dan share.
Thank you! See ya!
Wassalamu'alaikum....
Hai readers! Apa kabar hari ini? Mudah-mudahan sedang dalam mood yang baik yah... Apalagi musim UAS begini, biasanya tugas dan ujian lagi pada booming. Nah, itu yang salah satunya sering bikin kita stres terus sensi. Belum lagi kalo temen-temen kita sering bikin kita bete alias dongkol nggak karuan. Kali ini, kulo mau ngasih tau nih, kenapa sih kita sering dibuat sebel sama temen sendiri, padahal masa temenannya nggak sebentar. Ini nih salah-beberapa hal yang bikin kita sama temen kita kurang akur:
1. Situasi atau mood
Mungkin kamu atau temen kamu sedang ada masalah atau banyak pikiran, jadi sikap atau perkataan bisa saja jadi sangat menyakitkan. Kalau sudah keadaan yang berbicara, maka tidak hampir tidak ada nasehat atau masukan yang bisa diterima. Jadi, jika kamu mendapati temen kamu sedang dalam mood yang kurang baik, sebaiknya biarkan dulu. Sabar dulu ya meskipun dia bikin kamu naik darah. Apalagi kalau sama-sama bad mood, mending pura-pura nggak kenal dulu deh. Bisa serba salah nanti.
2. Jalan pikiran atau pendapat
Namanya manusia, pasti ada yang beda. Salah satunya pendapat atau jalan pikiran kita. Misalnya, temen kamu bikin ulah atau ucapan yang bikin kamu naik pitam, tapi dia nggak minta maaf (boro-boro minta maaf, ngerasa aja enggak). Mungkin, ucapan atau sikap dia yang seperti itu, dia anggap biasa, bukan hal yang menyakitkan buat dia. Nah, begitu juga sebaliknya, mungkin perbuatan atau perkataan yang kita anggap biasa saja ternyata membuat temen kita tersinggung.
Itulah mengapa poin ketiga juga masuk daftar mengapa kita sering marahan sama temen sendiri.
3. Sudahkah 3M?
Apasih 3M itu?
Memahami, Mengerti, Menerima. Ini sangat penting dalam bersosial; keluarga, teman, mitra kerja, dan sebagainya. Dalam berteman, atau ranah lebih dekat; bersahabat, kemungkinan teman kamu mengira bahwa kamu dan dia sudah saling memahami, mengerti dan menerima kekurangan-kelebihan masing-masing. Sehingga dia berbuat sesuatu hal yang tanpa sengaja membuat kamu marah, padahal dia beranggapan kamu nggak akan ada masalah dengan itu.
Nah, kan... makanya, berprasangka baik ya sama temen sendiri. Jangan langsung tarik kesimpulan dan ambil keputusan ngambek gak jelas. Oke?
Mungkin kamu butuh saran untuk apa yang harus kamu lakukan kalau sudah terlanjur tersinggung atau menyinggung teman?
So, readers! itu dulu yang bisa kulo share. Kritik dan saran yang membangun sangat kulo tunggu. Semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar dan share.
Thank you! See ya!
Wassalamu'alaikum....



great idea honey... :*
BalasHapussayang Ainin... :* :*
Hapustengkyuu...
sini sini.. kirimi link blog nya ainin, biar kulo bisa visit..
nanti tak rame rame in :DD
Icikiwirrrrr
BalasHapusoposeh til...
Hapusiki berdasarkan pengalaman pribadiku terhadapmu.
wkwkwk